Melirik Peluang Lulus Kerja Melalui Jalur Pintu Samping

0
Source: kompasiana.com

Dunia termasuk Indonesia atau lebih khususnya Aceh tengah dilanda krisis global yang tak bisa dipungkiri yakni ketersediaan lapangan pekerjaan yang dapat menghilangkan pengangguran. Fakta telah berbicara, pengangguran merupakan pintu lebar pemicu masuknya upaya tindakan kriminal disuatu komunitas masyarakat. Dengan tingginya angka pengangguran disuatu daerah secara otomatis meningkat pula kuantitas tindakan kejahatan.

Berdasarkan kenyataan diatas, sudah lazim jika seluruh lapisan masyarakat berbondong-bondong mendaftar dan mengikuti setiap lowongan pekerjaan yang diangap dapat memenuhi kebutuhan ekonominya. Lowongan PNS misalnya, sudah bukan perkara yang tabu lagi jika persaingan terjadi secara irasional melihat jumlah pendaftar yang membengkak dibanding porsi yang diterima. Ironisnya kendatipun lowongan yang dibuka untuk 3 orang, peserta bisa mencapai 1.000 orang lebih, itu berarti setiap 1 orang harus bersaing melawan 333 orang peserta lainnya. Ironis bukan?

Itulah persaingan yang dialami jika melalui pintu depan (jalur normal). Bagi para pemburu pekerjaan sudah selayaknya juga berfikir bagaimana tembus kerja melalui jalur yang lain, salah satunya adalah masuk melalui pintu samping. Perlu digaris bawahi, pintu samping disini berbeda makna dengan pintu belakang. Pintu belakang adalah sebuah istilah bagi para pelamar kerja yang masuk secara tidak fair. Seperti suap, sogok, nepotisme, joki, dan kecurangan lainnya yang harus disadari bahwa ini jelas-jelas haram baik dimata hukum apalagi agama.

Pintu sampingĀ  disini adalah jalur yang ditempuh karena pertimbangan khusus yang masih terjamin kehalalannya seperti prestasi, kerja keras, dan tekad yang kuat. Coba anda analisa atau survei, masih banyak lowongan kerja bergengsi yang menerima karyawannya melalui jalur tersebut.

Prestasi olah raga misalnya, kendatipun berbeda jalur dengan kemampuan perbankkan, pihak bank masih merekrut secara langsung para karyawan tersebut demi pencitraan mereka bila berkompetisi dalam turnamen-turnamen olahraga. Tidak sedikt para atlet ditawarkan bekerja di bank agar dapat menjadi squad mereka dalam turnamen yang diselenggarakan. Sebab jika suatu bank memenangkan sebuah turnamen olahraga daerah apalagi nasional, tentu kilas baliknya akan medatangkan prestasi bagi mereka, ujung-ujungnya berdampak pada peningkatan nasabah bank itu sendiri.

Contoh lain pintu samping adalah mendaftar diluar jalur. Kebanyakan dari pelamar kerja mengajukan lamaran sesuai izajah mereka. Pahitnya, terkadang spesifikasi jurusan kuliah tidak terdata pada lowongan yang dibuka. Bagi anda yang bertekad kuat maka teruslah maju dengan kerjakeras yang dapat mendobrak kewajaran. Seperti diketahui, izajah, testing, wawancara adalah suatu media penyeleksi apakah seorang pelamar layak diterima atau tidak. Sistem penyeleksi itu ternyata dapat ditembus jika anda dapat mencolok dan mengundang perhatian para penyeleksi.

Ada kisah nyata dari seorang karyawan sukses yang penulis kenal. Ia lulusan pendidikan keguruan PPKN namun bekerja sebagai staf ahli dalam perusahaan IT (Informasi Telekomunikasi). Kok bisa? Ternyata tekad dan kerja keraslah yang membawanya berhasil diterima. Setiap ada lowongan di bagian IT ia selalu melamarnya. Ia berusaha berjumpa dengan pimpinan atau staf penyeleksi untuk memberinya kesempatan mengikuti test. Awalnya berkali-kali ia ditolak, namun kegigihannya yang terus menerus mendatangi pihak pimpinan, akhirnya mereka terpaksa mengizinkannya. Mungkin para penyeleksi sudah merasa capek selalu diganggu olehnya yang ngotot untuk dizinkan ikut berkompetisi. Setelah testing apa yang terjadi? Ternyata nilai pelamar tamatan keguruan tersebut paling tinggi dibanding pelamar dari bidang IT itu sendiri. Iapun diterima secara terhormat berkat kerja keras dan kegigihannya.

Itulah segelintir contoh jalur pintu samping yang patut dicoba agar anda bisa memperoleh pekerjaan secara halal. Masih banyak contoh lainnya yang dapat dilakukan tergantung kecakapan anda dalam menilai dan menganalisa peluang jalur ini. akan tetapi, satu yang harus anda miliki yakni kelebihan khusus apa yang anda punya sehingga para penguji berkenan menerima anda dengan penuh pertimbangan.